Dari Lingkungan Sendiri, Kunci Menjaga Keamanan dan Kerukunan Warga Lemoe

PAREPARE – Keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat, tetapi juga pada kepedulian masyarakat dalam menjaga hubungan sosial dan mengenali potensi gangguan di sekitarnya.

Kesadaran tersebut menjadi perhatian dalam komunikasi antara Bhabinkamtibmas Kelurahan Lemoe, Aiptu Daris, dengan warga di Jalan Jenderal Muhammad Yusuf, Kelurahan Lemoe, Kota Parepare, Sabtu (7/11/2026).

Di tengah kehidupan bermasyarakat, hubungan antarwarga yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman. Perselisihan kecil, kurangnya komunikasi, hingga sikap tidak peduli terhadap kondisi sekitar dapat menjadi persoalan apabila dibiarkan berlarut-larut.

Karena itu, warga diajak untuk tidak hanya memperhatikan keamanan rumah masing-masing, tetapi juga membangun kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Aiptu Daris juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan informasi, saran, maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan pelayanan kepolisian.

Dialog langsung semacam ini penting agar persoalan di tengah masyarakat dapat diketahui lebih awal. Selain itu, komunikasi yang terbuka memberi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan mereka tanpa harus menunggu munculnya persoalan yang lebih besar.

“Keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Kepedulian, komunikasi, dan kerukunan antarwarga menjadi fondasi penting agar setiap potensi gangguan bisa dikenali dan diselesaikan sejak dini,” demikian pesan yang relevan dengan ajakan tersebut.

Pada akhirnya, lingkungan yang aman tidak terbentuk hanya karena adanya penjagaan, melainkan tumbuh dari kebiasaan masyarakat untuk saling menghargai, menjaga komunikasi, dan peduli terhadap kondisi di sekitarnya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat hubungan tersebut sekaligus membuka jalur komunikasi antara warga dan kepolisian.

Artikel terkait